5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak

Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak

Pada saat anak berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan, Anda bisa mengajarkannya berbagai hal. Termasuk mentalnya untuk bisa percaya diri saat berada di hadapan orang banyak. Berikut ini ada beberapa cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak yang bisa Anda coba dan lakukan setiap hari.

1. Ajak di Tempat Umum

Pada saat anak mulai memasuki usia 3 tahun, Anda bisa membawa anak ke tempat yang banyak orang. Misalnya saja di taman bermain. Apabila anak sering dibawa ke tempat umum terutama yang banyak orang, secara tidak langsung akan mengajarkan anak untuk lebih berani dan membentuk mental. Setidaknya harus berani untuk melihat banyak orang yang tidak pernah dikenali sebelumnya.

2. Temani dan Awasi Saat Bereksplorasi

Saat anak mulai terbiasa berada di tempat umum, biarkan anak bereksplorasi sesuka hatinya. Hal ini menandakan anak mulai nyaman dengan keadaan di sekitarnya. Selagi anak senang mengeksplorasi semua hal, sebagai orangtua Anda jangan lengah untuk mengawasi dan menemaninya. Sesekali awasi juga dari kejauhan. Jika anak mulai bisa mengembangkan rasa percaya dirinya perlahan-lahan, cobalah untuk tidak berada di sisinya beberapa menit dan biarkan anak bermain dengan teman sebayanya.

3. Jangan Cegah

Hal yang harus Anda perhatikan sebagai orangtua adalah jangan mencegah bahkan melarang anak untuk bereksplorasi. Hal ini dikarenakan agar anak lebih mengerti dan memiliki rasa yakin serta percaya diri yang lebih. Apabila Anda mencegah bahkan melarang, bisa-bisa anak merasa dimarahi dan menjadi trauma. Terutama bagi Anda yang memiliki anak yang cenderung pemalu, pendiam bahkan memiliki hati yang gampang terluka dan pesimis.

4. Berikan Penjelasan

Pada saat Anda ingin melarang anak melakukan sesuatu, Anda bisa memberikan penjelasan secara terperinci mengenai alasan Anda melarangnya. Dengan begitu, anak merasa tidak didiskriminasikan dan dilarang begitu saja. Padahal anak sudah suka bahkan yakin untuk melakukan suatu kegiatan tertentu dan itu membuat anak sudah percaya diri melakukan tersebut. Beritahukan juga mengenai segala risikonya, baik buruknya terhadap diri anak.

5. Hargai Kesalahan dan Usaha

Apabila anak melakukan kesalahan, Anda jangan terburu-buru melabeli anak. Apalagi dengan label yang tidak menyenangkan bahkan menyebabkan mental anak menjadi down. Lebih baik, anak mengapresiasi terlebih dahulu mengenai segala usaha yang telah dilakukan anak, barulah Anda memberikan masukan dan saran untuk kegiatan berikutnya. Dengan begitu, anak merasa diperhatikan, lebih percaya diri lagi ke depannya dan merasa ada pihak yang telah mendukung segala usahanya.

Demikianlah beberapa informasi mengenai cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak sedini mungkin. Berikan pelajaran yang bagus dari Anda langsung sebagai orangtuanya dan lakukan setiap hari secara perlahan-lahan. Dengan begitu, kebiasaan yang mengarah rasa percaya diri pun akan terbentuk dengan sendirinya.